Purbalingga akan Catatkan Rekor MURI MOW Massal

Ditulis 06 Jul 2010 - 20:20 oleh Banyumas1

MOWPURBALINGGA  – Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Purbalingga optimis bisa menciptakan rekor pelaksanaan operasi KB modus operasi wanita (MOW) terbanyak. Rekor tersebut akan dicatatkan pada Museum Rekor Indonesia (MURI). Pelayanan MOW Massal untuk memecahkan rekor MURI akan diselenggarakan dua hari, tanggal 16 dan 17 Juli 2010.

BKBPP telah menginstruksikan desa dan kelurahan se Purbalingga untuk mengirimkan sedikitnya dua calon akseptor. Dengan perhitungan jumlah desa dan kelurahan di Purbalingga sebanyak 239, minimal akan terkumpul 400 peserta MOW.

“Untuk menyelenggarakan pelayanan MOW massal ini, kami menjalin kerjasama dengan pihak Kodim (Komando Distrik Militer) 0702, Polres, PKK dan Pemkab Purbalingga. Bahkan atas perintah Kepala BKBPP telah dibentuk empat tim pemantau untuk memastikan kesiapan para calon akseptor,” tutur Kasi Informasi dan Advokasi BKBPP Karsono Adi Budianto , Selasa (6/7).

Menurut Karsono, sebelumnya terdapat pelayanan MOW massal di RS Lanud Atang Sanjaya Bogor sejumlah 350 peserta. Hanya saja, pelayanan itu tidak dicatatkan sebagai rekor MURI.

Terpisah, Kabid Keluarga Sejahtera BKBPP M Umar Faozi menyebutakan, pelayanan MOW massal akan dilaksanakan di dua tempat, yakni RSUD dr Goeteng Taroenadibrata Purbalingga dan Rumah Sakit Bersalin Kasih Ibu Kalikajar. Di RSUD Goeteng akan ditangani dr Rudi SPOG dari Yakum dan RSB Kasih Ibu oleh Kolonel dr Fritz, SPOG dari RS Lanud Atang Sanjaya.

Sebelumnya pada pencanangan Bhakti Sosial TNI KB  Kesehatan Terpadu 2010 di Pendopo Dipokusumo, awal Juni lalu, Bupati menantang para kader penyuluh, kader kesehatan, termasuk dari TNI untuk memecahkan rekor pelayanan MOW terbanyak. Selain sebagai wujud keseriusan pemkab dalam pelayanan KB juga diharapkan manjadi kado bagi Bupati menjelang akhir masa jabatannya.

Sementara itu, dari data BKBPP Purbalingga, alat kontrasepsi suntikan masih menjadi favorit bagi peserta KB di Purbalingga. Dari total peserta KB Aktif sebanyak 145.959, yang menggunakan suntik mencapai 76.757 akseptor. Posisi kedua ditempati alat kontrasepsi pil sebanyak 28.939 akseptor.
Di Purbalingga saat ini terdapat 183.625 pasangan usia subur (PUS). 145.959 diantaranya sudah menjadi peserta KB. (BNC/ost)

Tentang Penulis

Leave A Response