Akibat Kecelakaan KA Logawa, PT KAI Rugi Rp 8 miliar

Purwokerto – Akibat kecelakaan Kereta Api (KA) Logawa yang terjadi di Desa Nampu, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, (Jatim), Selasa (29/6) pekan lalu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi V Purwokerto mengalami kerugian Rp 8 miliar. Estimasi angka kerugian dihitung berdasar kerusakan tiga gerbong terguling, empat  gerbong anjlok, kerusakan sarana dan prasarana pendukung lalu lintas kereta, dan kerugian akibat tidak beroperasinya kereta.

Humas PT KAI Daop V Purwokerto, Surono mengatakan, evakuasi tiga gerbong dilokasi kejadian selesai dilakukan Sabtu (3/07). Pada Hari Minggu (4/7) gerbong yang terguling diharapkan sudah berada di stasiun Purwokerto. “Seluruh kerusakan akan kami perbaiki di Purwokerto. Namun, jika ada kerusakan parah, maka akan dibawa ke bengkel kereta di Balaiyasa Tegal,” kata Surono, Minggu (4/7).

Surono menambahkan, KA Logawa  yang naas sebelum berangkat dari stasiun Purwokerto sudah melalui proses pemeriksaan. Pemeriksaan tersebut meliputi pemeriksaan seluruh gerbong, selain pemeriksaan harian, pemeriksaan gerbong di balai pemeriksaan gerbong KA di Tegal secara berkala juga sudah dilakukan. “Kalau soal kondisi gerbong, sebelum berangkat sudah diperiksa, pemeriksaan berkala juga
selaku dilakukan, sehingga kita bisa pastikan kondisi gerbong terpelihara dengan baik,” tambahnya. (BNC/tgr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.