Pendakian Ditutup, Gunung Slamet ‘Waspada’

WISATA PURBALINGGA
Ditulis 18 Jun 2010 - 17:30 oleh Banyumas1
Asap tebal diatas puncak Gunung Slamet (BNC/tgr)

Asap tebal diatas puncak Gunung Slamet (BNC/tgr)

Pemalang – Gunung Slamet (3.428 m dpl) yang berada di perbatasan empat kabupaten masing-masing Pemalang, Purbalingga, Banyumas, dan Tegal, statusnya kini Waspada. Puncak gunung yang masih aktif tersebut mengeluarkan asap tebal. Akibat kondisi ini, seluruh aktifitas pendakian ke puncak melalui empat titik ditutup.

Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Pemalang (Jateng), Drs Wahyu Sukarno mengatakan, pendakian ke Gunung Slamet tidak diperbolehkan ke puncak gunung yang berisi batuan, namun hanya diperbolehkan hingga pos ke-V. “Dengan status gunung Slamet yang Waspada, kami himbau untuk tidak melakukan pendakian. Jika tetap ada pendakian hanya diperbolehkan sampai batas ketinggian tertentu saja dan tidak diperkenankan sampai puncak,”kata Wahyu, Jum’at (18/06).

Wahyu juga meminta agar warga sekitar gunung untuk tidak khawatir dengan munculnya asap tebal diatas puncak gunung. Namun demikian, warga tetap diminta untuk waspada. “Berdasar pemantauan petugas Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuhan Kecamatan Pulosari Pemalang, asap di atas gunung disebabkan karena banyaknya air hujan yang jatuh ke dalam kawah,” kata Wahyu. (BNC/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response