Marak, Penipuan Catut Nama Pejabat Kementerian PAN

Ditulis 16 Jun 2010 - 17:11 oleh Banyumas1

Purbalingga – Penipuan dengan mencatut nama pejabat dan instansi Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, semakin marak. Sasarannya pemerintah kabupaten/ kota terutama di wilayah yang jauh atau minim akses dengan pemerintah pusat.

Seperti dikutip dari Salinan Surat Sekretaris Kementrian PAN dan Reformasi Birokrasi, Tasdik Kinanto, Nomor : B/1128/S.PAN-RB/05/2010 yang sampaikan kepada Kepala Bagian Humas Setda Purbalingga, Selasa (15/6), modus penipuan ada dua jenis yang paling banyak dilakukan.

Modus pertama, adanya pemberitahuan seolah-olah Kementrian PAN dan Reformasi Birokrasi menyelenggarakan seminar/workshop/lokakarya/rapat koordinasi atau kegiatan lainnya yang mengundang Pemerintah Daerah dengan menggunakan kop surat dan logo Kementrian PAN dan Reformasi Birokrasi namun palsu. Dalam surat itu, ada pembiayaan yang harus ditransfer ke rekening peserta dengan permintaan nomor rekening/ saldo dengan menggiring korban ke mesin ATM.

Modus lainnya, adanya percaloan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang menjanjikan akan mengangkat atau menambah formasi CPNS yang mengatasnamakan pejabat atau mengaku sebagai pejabat Kementrian PAN dan Reformasi Birokrasi dengan meminta sejumlah uang.

Dalam surat tersebut, Tasdik menegaskan pihaknya tidak pernah menjanjikan transfer biaya apapun atau meminta pembayaran kepada peserta seminar/workshop atau sejenisnya. Pihaknya juga menyatakan tidak pernah ada penarikan biaya apapun yang menjanjikan pengangkatan CPNS di lingkungannya.

“Dalam surat itu juga disebutkan semua itu hanya penipuan. Jika ada pemerintah kabupaten/ kota atau masyarakat yang ada indikasi penipuan, untuk konfirmasi langsung ke Kementrian PAN dan Reformasi Birokrasi di nomor 021-7398372 atau pihak
berwajib,” jelas Kasubag Pemberitaan dan Media Massa Bagian Humas Setda
Purbalingga, Ir. Prayitno, M.Si. (BNC/cie)

Tentang Penulis

Leave A Response