Tirta Seta Tawarkan Pengembangan Olah Raga Arus Deras

KAYAK ARUS DERAS--Toto Triwindarto, Ketua Komunitas Kayak Tirta Seta Purbalingga ketika sedang beraksi di Sungai Serayu, Banyumas. (BNC)
KAYAK ARUS DERAS--Toto Triwindarto, Ketua Komunitas Kayak Tirta Seta Purbalingga ketika sedang beraksi di Sungai Serayu, Banyumas. (BNC)

Purwokerto – Sungai Serayu dan Sungai Ogawa yang mengalir di wilayah Kabupaten Banyumas, sangat potensial untuk dikembangkan sebagai pusat olah raga dan rekreasi arus deras (Whitewater Kayaking).

“Potensi alam Banyumas, khususnya Sungai Serayu cukup bagus dan mendukung untuk pengembangan olah raga dan pusat rekreasi arus deras . Hanya saja,  karena pengaruh pemanasan global (global warming),  kini debit air Serayu menyusut. Untuk itu, kami menyarankan perlunya dibangun stadion arus deras dan sungai buatan di Sungai Serayu,” ujar Toto Triwindarto, Ketua  Komunitas Kayak “Tirta Seta” dalam paparannya di hadapan Bupati Bayumas Mardjoko dan jajaran kepala dinas di Ruang Salon Bupati Banyumas, Rabu (9/6).

Toto Trwindarto yang memperdalam olah raga kayak arus deras hingga ke Canada dan Selandia Baru menyarankan, stadion arus deras dan sungai buatan yang dimaksud sebaiknya dibangun  di dekat lokasi Bendung Gerak Serayu, tepatnya pada arus sungai yang masuk ke wilayah Kecamatan Kebasen dan Rawalo.

Stadion ini, lanjutnya,  akan menjadi pusat olah raga arus deras dan pusat pariwisata berstandar internasional dengan track sepanjang 850 meter.
“Stadion arus deras ini akan menjadi yang pertama di Asia Tenggara.Saat ini, stadion serupa baru ada di Spanyol, Australia, Jerman, Beijing, London dan Atena Yunani,” ujar Toto Triwindarto.

Toto optimis, keberadaan pusat olah raga dan rekreasi arus deras di Banyumas jika segera diwujudkan akan membawa efek berkelanjutan yang luas bagi pengembangan Kabupaten Banyumas.

Menanggapi paparan tersebut, Bupati Banyumas, Drs. Mardjoko, MM mengemukakan,  pada dasarnya Pemkab Banyumas mendukung rencana pengembangan investasi ini. Hanya saja, untuk lokasi, bupati memberikan alternatif di Kali Logawa Kecamatan Kedungbanteng, karena menurut bupati, arus air dan lokasi tersebut juga cukup bagus dan mendukung.

“Disamping itu, juga karena saat ini di Sungai Serayu telah direncanakan pengembangan proyek mikro hidro dan pusat wisata air, Serayu River Voyage oleh investor lain,” ujarnya.

Senada dengan Bupati Mardjoko,  Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan (BPMPP) Kabupaten Banyumas, Drs. Suroso mengatakan, pada prinsipnya Kabupaten Banyumas mendukung rencana tersebut. Tetapi menurutnya, paparan ini baru sebatas penyampaian wacana.
“Konsep ini masih perlu dipelajari dan dikaji secara lebih mendalam. Ini butuh proses yang panjang,” ungkap Suroso. (BNC/prs)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.