Pelajar Masih Sasaran Utama Narkoba

Ditulis 08 Jun 2010 - 13:39 oleh Banyumas1

Purbalingga – Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Ikhsan Al Islami Desa Karangsari Kecamatan Kalimanah, Ahmad Ikhsan Maulana mengatakan para pelajar masih menjadi sasaran empuk penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, dari sekian pasien yang datang ke panti rehabilitasinya telah mengkonsumsi narkoba sejak masih di bangku sekolah. Mereka datang ke panti rehabilitasi umumnya sudah sangat parah, akal pikirannya sudah tidak terkontrol, bicaranya ngawur dan ada juga yang tidak sadar buang air besar di tempat.

“Makanya sangat penting sedini mungkin anak dibekali agar tidak terjerumus narkoba, karena para pelajar yang usianya masih remaja ini masih target utama para pengedar. Mereka labil dan biasanya kurang perhatian orang tua, atau orang tua terlalu keras mendidik sehingga merasa tidak pernah disayang jadi larinya ke teman-teman yang seolah baik tapi justru menjeratnya ke narkoba.” jelas, Selasa (8/6).

Untuk itu, BNK Purbalingga tiap tahun masih memprioritaskan sosialisasi anti narkoba di sekolah-sekolah. Tahun ini, rencananya selama seminggu mulai Senin (14/6) akan dilaksanakan secara marathon sosialisasi di empat SMP dan lima SMA/SMK se-Kabupaten Purbalingga. Materi terdiri dari empat aspek yakni aspek kesehatan, agama, sosial dan hukum. Para pematerinya terdiri dari tim satgas yang terdiri dari berbagai SKPD, LSM, dan tokoh agama.

“Targetnya sepuluh, tapi awal April kemarin sudah terlaksana di SMP Candinata dibantu adik-adik mahasiswa yang sedang KKN. Jadi tinggal sembilan, empat SMP dan lima SMA/SMK. Kalau SMP nantinnya gabungan dari SMP-SMP yang ada di kecamatan yang ditunjuk. Misal nanti ada Rembang, jadi gabungan SMP-SMP se Kecamatan Rembang,” ujar Edi. Empat SMP itu antara lain SMP-SMP di Kecamatan Rembang, Kejobong, Karangreja dan Bukateja. Sedangkan SMA/SMK yang akan menjadi sasaran itu antara lain SMA Rembang, SMA Kejobong, SMK Bukateja, SMK YPT 1 dan SMK 2 Purbalingga. (BNC/cie)

Tentang Penulis

Leave A Response