Penampung limbah tahu mulai dibangun

Ditulis 26 Jul 2009 - 23:30 oleh Banyumas1

Rencana pemanfaatan limbah tahu untuk diolah menjadi biogas mulai teralisasi didua desa sentra perajin tahu di
Banyumas.  Dua desa itu kini sudah mulai dibangun bak penampung limbah tahu.    Sentra perajin tahu di dua desa itu, yakni Desa Cikembulan,  Kecamatan Pekuncen dan Desa Kalisari Kecamatan Cilongok.,Banyumas.

Menurut  Kades Kalisari H Wibowo, permasalahan pembuangan limbah tahu sudah  mendapat respon dari tim dari Badan Pengkajian Penerapan Teknologi  (BPPT) pusat. Bahkan sekarang ini tengah dibangun bak penampung  limbah tahu.

Pembangunan bak penampung limbah tahu ini, kata dia, untuk memanfaatkan limbah menjadi biogas. Biogas ini nantinya akan  dimanfaatkan warga sebagai bahan bakar untuk memasak hasil produksi  tahu. “Pengolahan limbah ini bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar,”  terangnya.

Di Desa Kalisari pembangunan bak penampung limbah ini untuk menampung limbah dengan kapasitas 20.000 kubik. Sedangkan di Desa  Cikembulan, pembangunan bak penampung limbah dengan kapasitas 5000  kubik. “Pembangunan ini ditempatkan di tanah desa di dekat kawasan   produksi tahu,” ucap Kades Cikembulan Bambang Sudiro.

Pemerintah didua desa itu mengharapkan, rencana pengolahan  limbah tahun ini  bisa dimanfaatkan warga setempat. Selain dapat  meminimalkan biaya operasional khususnya para perajin tahu, warga  lain bisa ikut memanfaatkan untuk keperluan memasak. (banyumasnew.com/n-1)

Tentang Penulis

Leave A Response