PDAM Purbalingga Tawarkan Air ke Pemalang

Pembangunan salah satu bak penampungan PDAM. (BNC/tgr)
Pembangunan salah satu bak penampungan PDAM. (BNC/tgr)

Purbalingga – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Purbalingga menawarkan air kepada masyarakat Desa Gembong Pemalang. Bila PDAM Pemalang dan warga desa Gombong setuju, PDAM Purbalingga akan mengalirkan 200 meterkubik perhari. Volume air itu cukup untuk sambungan seribu rumah.

“Kami masih menunggu konfirmasi dari PDAM Pemalang. Karena untuk menyalurkan air ke Desa Gombong, dibutuhkan bak penampung air,” tutur Direktur PDAM Purbalingga, Drs Hardi Wibowo MSi di ruang kejanya, Kamis (3/6).

Selama ini, untuk memenuhi kebutuhan air, warga desa Gombong mengandalkan air hujan yang ditampung dalam bak-bak. Sementara, PDAM Pemalang tidak bisa mensuplai air ke wilayah itu. Sumber air terdekat dengan desa Gombong berada di wilayah kecamamtan Moga. Tapi kondisi topografi desa itu lebih tinggi dari sumber air tersebut.

“Untuk warga Gombong, kami akan memasang tarif Rp 1500 per meter kubik. Itu tarif yang ditetapkan PDAM Pemalang,” ujar Hardi.

Sementara, khusus untuk dusun Tepus yang termasuk wilayah desa Gombong, PDAM akan menyalurkan langsung jaringan pipa ke rumah-rumah penduduk. Sama dengan tarif air untuk warga desa Gombong, PDAM Purbalingga juga mematok harga Rp 1500 per meterkubik kepada warga dusun Tepus. Sedang untuk biaya pasang, biayanya Rp 3 juta per rumah. “Dalam waktu dekat kami akan melakukan sosialisasi kepada warga Tepus,” kata Hardi.

Pada 2007 lalu, PDAM Purbalingga sudah memasang jaringan pipa air ke dusun Tepus. Di perbatasan wilayah dusun Tepus dengan dusun Krete desa Siwarak Purbalingga, dipasangi meteran air. Selanjutnya, sambungan rumah dan penagihan rekening air dilakukan oleh PDAM Pemalang.

Hanya saja, tidak lama kemudian, akses air bersih itu diputus dari sumbernya, yakni sumbar mata air Sikopyah di Desa Serang kecamatan Karangreja Purbalingga. Alasannya, banyak bagian pipa yang dilobangi dan disedot airnya oleh warga.
“Mulai dari dusun Krete hingga dusun Tepus, banyak sekali bagian pipa yang berlubang. Dari lubang itu dipasangi selang untuk mengalirkan air ke rumah-rumah warga,” ujar Hardi.

Suplai air bersih untuk Desa Gombong, termasuk dusun Tepus, disalurkan dari sumber air Sikopyah di desa Serang Purbalingga. Sumber air dengan debit 13 liter per detik itu juga didistribusikan untuk warga Desa Serang, Siwarak, dusun Tepus dan dusun Tepus.

Dengan kapasitas yang mencukupi untuk 2160 sambungan rumah, saat ini baru terpasang 704 sambungan rumah. “Sisanya inilah yang kami tawarkan kepada warga dusun Tepus dan desa Gombong,” ujar Hardi.  (BNC/ost/tgr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.