Ditawari Es krim, Bocah SD Nyaris Jadi Korban Penculikan

Ditulis 02 Jun 2010 - 15:25 oleh Banyumas1
Nanda Putri Kusuma

Nanda Putri Kusuma

Semarang – Seorang siswa siswa kelas 3 SDN 1 Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Nanda Putri Kusuma (9), nyaris menjadi korban penculikan oleh empat orang tak dikenal. Kawanan penculik yang mengendarai mobil merayu Nanda dengan iming-iming uang tunai dan es krim. Namun aksi pelaku berhasil digagalkan setelah korban melawan dengan menggigit tangan pelaku.

Aksi percobaan penculikan itu bermula saat ada sebuah mobil warna hitam berhenti di depan sekolah korban.  Saat para siswa bermain di luar sekolah, salah satu pelaku menemui korban dan mengajak pergi dengan iming-iming uang Rp 100.000 dan es krim. Pelaku membawa korban ke dalam mobil yang di dalamnya sudah menunggu tiga orang mengenakan topeng. Sadar akan diculik, korban menggigit tangan pelaku yang masih memeganginya.

“Saya dipaksa masuk ke dalam mobil, tapi tidak mau. Karena tangan saya dipegangi, akhirnya tangan orang itu saya gigit dan saya lari ke sekolahan. Saya tak mengenali wajahnya tiga orang di dalam mobil karena memakai topeng,”  kata Nanda usai kejadian, Selasa (1/6).

Karena korban berhasil lolos, kawanan penculik langsung kabur. Beberapa guru dan warga sempat mengejar mobil pelaku yang menuju arah Magelang, namun tidak berhasil.

Kepala SDN 1 Bedono M Heru Santoso mengatakan, setelah peristiwa percobaan penculikan, pihaknya meminta siswa agar tidak terpengaruh dan mudah gampang percaya dengan orang yang belum dikenal. ‘”Mulai hari ini, kami bersama para guru berupaya meningkatkan pengawasan. Kasus ini baru terjadi sekali, kami berharap tidak terulang lagi,” katanya.

Heru juga meminta kepada para orang tua siswa, untuk melakukan antar jemput sekolah kepada anak-anaknya. Karena beberapa hari ini banyak beredar pesan singkat (SMS) himbauan terhadap aksi-aksi penculikan.  (BNC/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response