Suharto Dicopot dari Wakil Ketua DPRD Purbalingga

Ditulis 02 Jun 2010 - 13:42 oleh Banyumas1

Purbalingga – Wakil ketua DPRD dari Partai Amanat Nasional (PAN) Suharto SH, dicopot dari jabatannya dan digantikan kader PAN lainnya, Mugo Waluyo. Pergantian itu atas usul Ketua DPD PAN Purbalingga. Gubernur Jateng Bibit Waluyo telah menyetujui pencopotan Suharto SH dari jabatan pimpinan dewan (pimwan).

Terkait hal itu DPRD Purbalingga telah mengagendakan jadwal pergantian antar waktu wakil ketua DPRD dari Suharto SH kepada Mugo Waluyo.

Kasubag Humas dan Protokol sekretariat DPRD Purbalingga, Siti Nur Iriani, Rabu (2/6) mengatakan, proses pergantian antar waktu akan dilaksanakan pada Kamis (17/6) melalui mekanisme rapat paripurna istimewa. “Rapat paripurna salah satunya mengagendakan pembacaan SK Gubernur Jateng mengenai pergantian antar waktu wakil ketua DPRD dari Suharto kepada Mugo Waluyo,” jelasnya.

Seperti diketahui, Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Purbalingga mengusulkan agar kadernya yaiti Suharto SH yang saat ini duduk sebagai wakil ketua DPRD dicopot dari jabatannya. Hal itu terkait dengan turunnya Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (SK DPP) Nomor 074 tahun 2009 tentang Pedoman Penetapan Pimpinan DPRD Provinsi dan Kabupaten dari Partai Amanat Nasional.

SK DPP itu turun pada Oktober tahun 2009 lalu. Sementara saat itu Suharto sudah menjadi wakil ketua dewan. Pasalnya pelantikan unsur pimpinan dewan dilaksanakan akhir Agustus 2009.

Turunnya SK DPP tersebut dibenarkan oleh Ketua DPD PAN Purbalingga, Soberi Arofah. Ketika dikonfirmasi wartawan dia mengatakan SK DPP tersebut harus dilaksanakan. Menurutnya mengacu aturan bahwa kader PAN yang berhak duduk sebagai wakil ketua atau di unsur pimpinan dewan adalah yang memiliki suara terbanyak.

Berdasarkan perhitungan jumlah suara Suharto ternyata kalah dengan jumlah suara kader PAN lain yang juga duduk di dewan yaitu Mugo Waluyo. “Kita melaksanakan aturan saja. Surat pengajuan pergantian pimpinan dewan dari PAN sudah kami kirimkan ke dewan,” kata Soberi.

Sementara itu Suharto ketika dikonfirmasi membenarkan adanya aturan tersebut. Dia mengatakan siap menerima apapun keputusan partainya. Selanjutnya Rapat paripurna DPRD Purbalingga yang dilaksanakan Senin (29/3) menyetujui pencopotan Suharto SH dari jabatan Wakil Ketua DPRD. Selanjutnya pimpinan DPRD melalui bupati mengusulkan Surat Keputusan (SK) pergantian wakil ketua DPRD kepada Gubernur Jateng. (BNC/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response