Ketahanan pangan harus capai tingkat rumah tangga

SALAMAN

Target ketahanan pangan tidak hanya pada desa mandiri pangan, namun juga harus mencapai pada tingkat rumah
tangga. Ketahanan pangan rumah tangga dapat dibangun melalui pemanfaatan pekarangan yang ada disekitar rumah dengan tanaman pangan, ternak kecil, ikan dan unggas.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Purbalingga Drs. Heru Sudjatmoko, M. Si pada acara Penyerahan Bantuan Kegiatan Ketahanan Pangan di Desa Karangcegak, Kecamatan Kutasari, Sabtu (25/7).

Dikatakan Wabup Heru, dengan semakin sempitnya kepemilikan lahan, perlu dioptimalkan pemanfaatan pekarangan yang disamping sebagai pendapatan keluarga, juga untuk mencukupi kebutuhan gizi anggota keluarga. ”Ketahanan pangan rumah tangga akan mendukung ketahanan pangan wilayah, mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten hingga tingkat nasional,” kata Wabup Heru Sudjatmoko.

Sementara itu Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Purbalingga Ir. Zainal Abidin, MM mengatakan, ketahanan pangan dapat terwujud apabila ketersediaan pangan didukung oleh peningkatan pendapatan petani, sehingga petani bergairah memproduksi pangan dan memperoleh keuntungan yang memadai. ”Harga pangan terutama beras yang relatif rendah, berdampak mengurangi pendapatan petani sebagai produsen bahan pangan,” kata Zainal Abidin.

Zainal menjelaskan, pelaksanaan kegiatan desa mandiri pangan di Kabupaten Purbalingga dilaksanakan di Desa Karangcegak, Kec. Kutasari, Desa Nangkasawit, Kec. Kejobong, Desa Tetel, Kec. Pengadegan dan Desa Metenggeng, Kec. Bojongsari.”Nantinya semua desa di Kabupaten Purbalingga menjadi desa yang mempunyai kemandirian pangan,” harap Zaenal.

Zainal merinci bantuan yang secara simbolis diberikan oleh Wabup Heru Sudjatmoko berasal dari Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah. Bantuan tersebut diperuntukan untuk kegiatan desa mandiri pangan dan kelompok afinitas Desa Karangcegak dan Desa Nangkasawit senilai Rp. 114.500.000. Bantuan tersebut digunakan untuk pembuatan gapura desa, pembuatan kandang kambing komunal, pembuatan kolam ikan, bantuan bibit ikan, bantuan bibit kelinci, bantuan alat pembuatan kompos, bantuan intensifikasi pekarangan model vertikultur.

Untuk bantuan kegiatan Diversifikasi Pangan kepada masyarakat yang mengkonsumsi pangan pokok non beras (jagung), dengan sasaran Kelompok Karya Raharja Lestari Dusun Gunungmalang, Desa Serang, Kecamatan Karangreja berupa dua unit alat dan mesin penepung jagung senilai Rp. 11.000.000,-. Sedang kegiatan budidaya sayuran organik pada Kelompok Tani Desa Serang, Kec. Karangreja berupa paranet untuk green house, senilai Rp. 4.900.000,-

Kemudian bantuan kegiatan pengolahan pangan pada kelompok wanita Mekar Jaya Desa Kedungjati, Kec. Bukateja berupa 1 unit alat & mesin penepung jagung, sealer, kompor gas, peralatan memasak senilai Rp. 8.000.000,-. (banyumasnews.com/pyt)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.