Pembunuh Empat Orang di Pemalang, Pasangan Remaja

Ditulis 31 Mei 2010 - 18:17 oleh Banyumas1
Korban pembunuhan saat akan dimakamkan di Banjarnegara. (BNC/ist)

Korban pembunuhan saat akan dimakamkan di Banjarnegara. (BNC/ist)

Pemalang – Pelaku pembunuh empat orang yang masih satu keluarga di Pemalang (Jateng), ternyata pasangan kekasih. Kedua tersangka pelaku  yakni Ahmad Afif Rifky (19) warga Mlaki Wanarejan Utara Kecamatan Taman, Pemalang dan kekasihnya RA (16) warga Jl Progo Kelurahan Kebondalem Kecamatan Pemalang. Rofik ditangkap di Curuk Banten, sedang RA ditangkap di rumah kerabatnya di Tanggerang. Pengakuan keduanya, pembunuhan itu dilakukan untuk menguasai harta guna biaya menggugurkan kandungan RA yang hamil.

Kapolda Jateng Irjen Alex Bambang Riatmodio saat gelar perkara kasus tersebut di Mapolsek Randudongkal, Pemalang, Minggu (30/05/2010) mengatakan, motif pembunuhan tersebut adalah karena tersangka ingin menguasai harta milik korban. Untuk mempermudah perbuatannya tersangka membunuh terlebih dahulu. Selain itu dalam kasus tewasnya keempat korban juga ditemukan adanya unsur perencanaan, karena tersangka pernah bekerja membantu korban.

“Kedua tersangka dijerat dengan pasal 365 (4) dan atau pasal 340, Sub 338 Jo 65 KUHPidana dengan ancaman hukuman setinggi-tinggi hukuman mati,”kata Kapolda.

Dikatakan Kapolda, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa sepeda motor milik korban, 3 buah telepon genggam, 2 buah helm,dan  sepasang pakaian yang digunakan tersangka saat mengeksekusi 4 korbannya.

Seperti diberitakan seru.com sebelumnya, kasus pembunuhan dengan korban empat orang sekaligus menggegerkan warga Pemalang pertenghan bulan Mei ini. Empat korban yang tinggal serumah masing-masing Mudri (70), Sarminah (55), Finda Permata Sari (19) semuanya menderita luka berat akibat pukulan benda tumpul di kepala bagian belakang, sedangkan korban Gita (7 bulan) meninggal karena kehabisan nafas akibat dibekap dengan bantal. Semua ditemukan beberapa hari kemudian setelah dibunuh di rumahnya di Jl Seruni RT 07 RW 03 Kelurahan Mulyoharjo Kecamatan Pemalang. (BNC/tgr)

Kronologis Kejadian :

  • Rabu (12/5) kedua tersangka merencanakan aksi menguasai harta korban
  • Sabtu (15/5) kedua tersangka bermaksud mencuri hartan korban tapi takut ketahuan  sehingga   mengeksekusi keempat korban dengan menggunakan kayu pemukul es dan bantal.
  • Minggu (16/5) kedua tersangka menjual perhiasan korban di Pasar Banjardawa dan Pasar Pagi  seharga Rp 300 ribu dan 900 ribu. Sedangkan dua hp milik korban masing-masing satu dijual seharga  Rp 350 ribu dan satunya ditukar hp lain  di  Pasar Rongsok.
  • Senin-Selasa-Rabu, mencari orang yang bisa mengugurkan kandungan RA di Moga, Bantarbolang dan   Petarukan.
  • Kamis (20/5) tersangka ke Moga menggadaikan sepeda motor Honda Supra 125 milik korban seharga Rp    2,4 juta.
  • Minggu (23/5) kedua tersangka melarikan diri ke kedua tempat terpisah yakni Tangerang dan Curuk   Banten.
  • Kamis (27/5) keduanya dibekuk di Tangerang dan Banten dan kemudian dibawa ke Pemalang.

(Sumber : Keterangan Kapolda Jateng).

Tentang Penulis

Leave A Response