Kerugian Banjir Kebumen Capai Rp 441 Juta

Ditulis 31 Mei 2010 - 18:06 oleh Banyumas1

Kebumen – Bencana   banjir yang melanda  lima Desa di Kecamatan Alian dan Kecamatan Karangsambung  pada hari Sabtu ( 29/5)  sekitar pukul 16.00 wib mendapat perhatian  serius  dari pemkab Kebumen. Dan pada Senin ( 31/5) digelar rapat Tanggap Darurat yang dipimpin langsung oleh Asisten I Sekda Kebumen H Adi Pandoyo,SH untuk  menentukan langkah penanganan.

Kepala Dinas Inforkomtekl kebumen RAI Ageng Sulistyo H,S.Ip  mengatakan sebagai penanganan awal, Pemkab Kebumen   memberikan  bantuan  dana bagi 129 korban bencana, masing-masing Rp. 500 ribu  dan  pengobatan Massal.  Sejumlah bantuan pangan juga disalurkan oleh Kantor  Kesbangpolinmas  Kabupaten Kebumen, bekerjasama dengan Kesbangpolinmas  Provinsi Jawa Tengah. Bantuan tersebut  berupa  perlengkapan sehari-hari antara lain pakaian  pantas pakai, selimut, tikar, peralatan  makan  dan sebagainya. Selama tiga  hari pasca bencana  PMI Kebumen, PKK dan Dharma Wanita  Kabupate Kebumen  juga akan  didirikan dapur umum untuk melayani   korban bencana.   Kantor Ketahanan Pangan juga telah menyiapkan sejumlah bantuan pangan, berupa  bantuan beras sebanyak 15 kg per KK.

Lebih lanjut Ageng menambahkan terkait banyaknya dokumen resmi  milik korban yang  hilang dan basah akibat  banjir, Pemkab Kebumen juga akan membentuk tim khusus yang akan menginventarisir sejumlah dokumen yang hilang. Tim tersebut berasal dari instansi-instansi layanan masyarakat seperti  Dinas Dukcapil ( akte-akte keterangan).  Kandepag ( Akte nikah), Dinas P dan K ( Ijasah) serta Badan Pertanahan Kabupaten kebumen ( Sertifikat Tanah). Bahkan Tim dari  Badan pertanahan Kabupaten kebumen telah berhasil menginventarisir sebanyak 36 sertifikat tanah yang rusak, dan siap   untuk memberikan kemudahan dalam proses  penggantian.

Nantinya  badan- badan layanan masyarakat tersebut akan memberikan kemudahan dalam pengurusan  dokumen tersebut, sesuai dengan prosedur yang berlaku.   Sehingga  meski sejumlah dokumen tersebut hilang, tidak akan menjadi hambatan bagi masyarakat  dalam  mengurus  segala sesuatu, yang  membutuhkan persyaratan dokumen tersebut.

Kerugian Rp 441 Juta

Laporan Inventarisasi  terakhir dari Camat Alian  Moh Amirudin, S.IP menunjukkan sebanyak 129  bangunan di 3 desa di Kecamatan Alian  mengalami kerusakan. Dengan jumlah total kerugian sekitar Rp 441.200.000. Banjir tersebut disebabkan  meluapnya Sungai kedung bener, Desa Krakal tersebut,  melanda sekirar 129 rumah, yang berlokasi di sepanjang tepi sungai tersebut. Kelima Desa   yang dilanda  banjir adalah Desa Kalirancang, Desa  Bojongsari dan Krakal  Kecamatan Alian serta  Desa Plumbon dan Desa Wadasmalang  Kecamatan Karangsambung.

Selain rumah rusak,  Satu buah jembatan  yang menjadi penghubung  antar  Dukuh Jero Tengah- Dukuh Gupit yang menjadi  poenghubung Desa  Kalirancang dan Desa Alian   juga  mengalami kerusakan.  Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, satu warga  yang bernama Sukiman, warga Rt 02/VII ,  mengalami luka  dan saat ini  dalam perawatan di Rumah sakit. Untuk biaya perawatan korban tersebut  ditanggung Pemkab  dari Dana  Kejadian Luar Biasa dan Bencana.   Akibat banjir,  sejumlah areal persawahan  di Desa  Bojongsari,Alian  tergenang  yang mengakibatkan  tanaman padi seluas  50 hektar  mengalami  puso. (BNC/nn-tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response