Peternak Gumelar, kembangkan susu kambing Etawa

Ditengah naiknya harga susu yang menimbulkan keresahan, kelompok peternak kambing etawa di Gumelar Banyumas kebanjiran pemesan. Meski harga sedikit mahal namun belakangan, susu kambing yang juga bisa untuk penyembuhan berbagai penyakit ini banyak diminati konsumen.

Satu satunya peternakan kambing peranakan etawa di Kabupaten Banyumas hanya terdapat Desa Gumelar Kecamatan Gumelar. Di tempat ini terdapat sebuah paguyuban ternak yang diberi nama Pegumas atau peranakan etawa Gumelar Banyumas. Meski baru lima tahun dirintis, peternakan yang anggotanya sebagian besar para guru SD ini, hasilnya sudah bisa dirasakan.

Menurut peternak Pegumas, Ruswoyo Gunawan, peternakan kambing asal India ini semula diprioritaskan untuk kambing pedaging, namun belakangan, peternak mulai memanfaatkan kambing berukuran besar itu untuk produksi susu. Dari sekitar 30 kambing Etawa mereka, sudah berhasil memasarkan susu itu ke Jakarta, Bogor, Kalimantan dan Lampung. Bahkan kini mereka tengah merintis untuk memasarkan ke negara Malaysia dan Singapura.

“ Ya sejak naiknya harga susu sapi, permintaan terhadap susu kambing etawa meningkat tajam, sehingga kami kewalahan dan hanya mampu menyediakan bagi pelanggan lokal,” ujar Ruswoyo. Hal ini karena jumlah kambing perah yang terbatas, sehingga kemampuan produksi susu di Pegumas tak bisa melayani yang terus bertambah.

Meskipun harganya sedikit mahal, namun susu kambing Etawa memiliki banyak kelebihan, selain bisa dikonsumsi bayi layaknya susu sapi, karena sangat baik bagi bayi dalam masa pertumbuhan. Susu ini juga bisa dikonsumsi orang dewasa untuk berbagai terapi pengobatan seperti asma, liver, kencing manis dan diabetes.

Cara memasak susu ini sangat mudah. Usai diperah, susu kemudian disaring hingga empat kali. Selanjutnya dimasak hingga mendidih untuk menghilangkan bakteri. Agar susu terasa lebih nikmat, bisa dicampur dengan jahe dan gula aren.

Berbeda dengan susu sapi yang biasanya dikonsumsi bayi tiga kali dalam sehari. Untuk susu kambing etawa,dalam sehari cukup diberikan satu gelas yang berisi sekitar 2,5 mili liter. Untuk harga satu liternya, susu kambing etawa berkisar Rp 8 ribu hingga Rp10 ribu.

Biasanya konsumen susu kambing etawa merupakan pelanggan yang fanatik. Mereka yang membeli susu di peternakan ini mengaku sudah banyak membuktikan khasiatnya.susu kambing etawa

Kini peternak pegumas sering didatangi peternak lain untuk studi banding di tempat tersebut. Sayangnya kepedulian pemerintah Banyumas terhadap peternakan kambing jenis ini sangat rendah, sehingga perkembangannya kurang maksimal. (banyumasnews.com/n-1)

10 Comments

  1. sebaiknya perlu diperhatikan benar oleh pemerintah banyumas….susu ettawa bs jd smber pakan baru bgi banyumas…

  2. Boleh mnta no hp nya ga ya?saya berminat untuk ikut memasarkan, mhn info nya : 081 327 04 1497

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*