Putaran II Pilkada Kebumen, PDIP dan Golkar Ngambang

Ditulis 28 Mei 2010 - 22:21 oleh Banyumas1
Surat Suara

Surat Suara Pilkada Kebumen Putaran II

Kebumen – Setelah jagonya kalah dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kebumen (Jateng) putaran pertama  11 April 2010 lalu, PDIP dan Partai Golkar belum menentukan sikap kearah siapa akan memberikan dukungan. Sementara Pilkada putaran II akan digelar 6 Juni 2010 dengan pasangan calon yang memperoleh suara tertinggi pertama dan kedua pada putaran I.

Keduanya adalah pasangan nomor urut 3 Buyar Winarso-Djuwarni (PAN, PPP, PKNU dan Gerindra) yang meraih suara 82.331 (29,07 %), dan pasangan nomor urut 2 KH Nashiruddin AM-Probo Indartono (Partai Demokrat dan PKB) dengan perolehan suara 81.110 (28,63 %).

Pada putaran I, PDI yang mengusung pasangan Rustriyanto – Rini K hanya meraih meraih 56.629 (19,99). Rustriyanto adalah adik kandung Wagub Jateng Rustriningsih. Sedang pasangan Poniman Kasturo – Nur Afifatul (Golkar dan PKS)  memperoleh 63.118 suara (22,31 %). Karena perolehan suara keempat pasangan calon tidak ada yang memenuhi syarat minimal 30 persen, maka KPUD Kebumen menggelar Pilkada putaran II.

Ketua DPD II Partai Golkar Kebumen, H Slamet Marsoem menyatakan, Golkar belum memutuskan sikap dan arah dukungan terhadap dua pasangan calon yang akan maju dalam putaran kedua 6 Juni 2010. Golkar masih akan menunggu hasil Konfercab PDI-Perjuangan. Hasil tersebut akan menjadi bahan analisis bagi Partai Golkar sebelum menentukan arah dukungan.

“Konfercab PDI-P cukup strategis dan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap peta maupun dinamika politik pada Pilkada nanti,” kata Slamet Marsoem.

Menurut Slamet, Partai Golkar tidak akan gegabah atau terlalu dini dalam memberikan dukungan. Partai Golkar memiliki posisi tawar yang cukup kuat pada Pilkada putaran dua. Perolehan 10,55 persen suara pada pemilu legislatif cukup menjadi bukti kalau Partai Golkar layak diperhitungkan. Apalagi Partai Golkar sudah tidak memiliki ikatan politik lagi dengan pasangan calon yang dijagokan pada putaran pertama, yakni Poniman Kasturo-Afifatul Khoeriyah. “Sikap politik sekarang sepenuhnya menjadi kewenangan DPD Partai Golkar Kebumen dengan mengindahkan berbagai saran dan pendapat,” katanya.

Namun demikian, lanjut Slamet, dukungan Partai Golkar terhadap siapa figur yang didukung pada putaran dua nantinya juga tak lepas dengan kesamaan tekad dan persepsi dalam melakukan perubahan dalam berbagai sektor, yang bermuara untuk kepentingan rakyat. “Kami akan lihat sejauh mana komitmen kebersamaan yang dibangun antara kandidat dengan partai Golkar. Serta mana yang memberikan manfaat untuk kemajuan Partai Golkar,” kata Slamet.

Secara terpisah, Sekretaris DPC PDIP Kebumen, Rustriyanto mengatakan, PDIP belum menentukan sikap atau arah dukungan pada Pilkada putaran kedua. Arah dukungannya akan ditentukan hasil Konfercab PDIP pada 30 Mei mendatang. “PDIP memang belum menentukan pilihan untuk memberikan suara pada pasangan mana. Partai masih akan mengevaluasinya pasangan mana yang akan didukung,” kata Rustriyanto yang kandas dalam pilkada putaran I. (BNC/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response