Petani Purbalingga Basmi Tikus dengan Gropyokan

Ditulis 27 Mei 2010 - 22:04 oleh Banyumas1

Warga Desa Karangpule Padamara Purbalingga gropyokan tikus (foto:nan/BNC)

Warga Desa Karangpule Padamara Purbalingga gropyokan tikus (foto:nan/BNC)

PURBALINGGA-Kesal dengan hama tikus yang menyerang areal persawahan, puluhan kelompok tani di Kabupaten Purbalingga , Jawa Tengah kamis (27/05) melakukan aksi perburuan tikus. Pembasmian hewan perusak padi secara manual yang dikenal dengan gropyokan itu setidaknya bisa mengurangi populasi hewan tersebut.

Tikus,hewan perusak padi , hama musuh petani (foto:nan/BNC)

Tikus,hewan perusak padi , hama musuh petani (foto:nan/BNC)

Cara itulah yang dilakukan puluhan kelompok tani di Desa Karangpule Kecamatan Padamara Kabupaten Purbalingga. Setelah gagal melakukan pembasmian hama tikus dengan menggunakan pestisida, para petani akhirnya melakukan dengan cara manual berupa berburu langsung atau gropyokan.

Masing masing kelompok yang terdiri dari 12 orang ini berpencar. Agar hewan perusak itu keluar dari sarangnya, petani lebih dulu mengasapi dengan bahan belerang. Setelah pengasapan ini, biasanya hewan pengerat tersebut langsung keluar. Para petanipun kemudian menangkapnya. Hewan ini kemudian dimasukan ke dalam sebuah karung kecil untuk dimusnahkan.

Menurut petani, akibat merajalelanya hama tikus, selama dua musim ini petani tak bisa panen padi. “ Berbagai upaya telah kamilakukan seperti dengan menggunakan pestisida, namun tak membuahkan hasil,” ujar Ahmad petani asal Desa Karngpule.

Menurut mereka, dengan cara gropyokan, dalam beberapa hari ini saja petani sudah mampu membasmi lebih dari seratus tikus. Gropyokan ini akan terus dilakukan, hingga jumlah populasi hewan tersebut berkurang.

Ir Sukram,petugas Dispertanhut Purbalingga mengatakan, terdapat sekitar 36 ribu hektar sawah di Purbalingga yang diserang hama tikus. “ Dengan bantuan berupa alat pengasapan dan belerang kepada petani, kami akan terus gencar melakukan upaya pemberantasan tikus,” ujar Sukram (BNC/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response