Kepala Unit Kerja Diharap Tak Abaikan Arsip

Ditulis 21 Mei 2010 - 20:34 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Para kepala unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga diminta untuk tidak mengabaikan pentingnya kearsipan. Sebab, selain untuk mempermudah penemuan dokumen yang diinginkan, kerasipan juga menjadi acuan dalam menentukan kebijakan.
“Pemerintahan tanpa arsip ibarat tentara tanpa senjata, dokter tanpa obat, petani tanpa benih, tukang tanpa alat. Arsip merupakan saksi bisu, tak terpisahkan, handal dan abadi, yang memberikan kesaksian terhadap keberhasilan, kegagalan pertumbuhan dan kejayaan bangsa,” ujar Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah, Drs. Purwanto, M.Si saat membacakan sambutan Bupati Purbalingga dalam Pembukaan Bimbingan Teknis Kearsipan Dinamis di Graha Srikandi,kemarin.
Purwanto menyebutkan setidaknya ada empat masalah yang dihadapi Pemkab Purbalingga dalam hal kearsipan. Keempat masalah itu antara lain belum terwujudnya profesionalisme pengelolaan arsip oleh sumber daya
manusia yang benar-benar mampu, khususnya dalam hal mengatur, menyimpan, merawat dan menyediakan kembali informasi yang diperlukan secara tepat, cepat dan benar bagi para pengguna.
Kedua, tidak adanya sistem, prosedur, dan program yang jelas dalam mengolah arsip menjadi arsip yang bermanfaat. Ketiga, kurangnya
perhatian, baik dari pihak atasan maupun pelaksana sendiri terhadap masalah kearsipan. Dan yang keempat, kurangnya sarana dan prasarana yang diperlukan karena terbatasnya anggaran yang tersedia sebagai kegiatan, sehingga penanganan arsip tidak berjalan sesuai ketentuan.
“Melihat permasalahan tersebut, maka perlu penataan arsip dinamis, yang bertujuan untuk penyelamatan dan pemanfaatan informasi guna meningkatkan daya guna dan tepat guna administrasi aparatur
negara. Selain itu, untuk penyelamatan bahan bukti pertanggungjawaban nasional,” jelasnya.
Bintek yang diikuti 60 pejabat di bidang kearsipan/ tata usaha dari berbagai unit kerja ini berlangsung selama tiga hari, Selasa-Kamis, 18-20 Mei 2010. Dalam bintek ini, para peserta juga dilatih untuk mengoperasikan Simarga (Sistem Informasi Manajemen Arsip Purbalingga) yang berbasis Local Area Network (LAN), agar pengarsipan lebih mudah, cepat dan akurat. (BNC/cie)
Tentang Penulis

Leave A Response