Pasutri guru ‘memenangkan’ seleksi asuh bayi terlantar RSUD Kebumen

KEBUMEN – Dari 22 pasangan suami isteri (pasutri) yang ikut dalam seleksi pengasuhan bayi perempuan yang terlantar ditinggal orang tuanya menggeletak di Poliklinik Bedah RSUD Kebumen awal bulan April lalu, akhrnya mendapat orang tua asuh sejak Kamis (29/04).

Mereka yang ‘memenagkan’ seleksi dan evaluasi administrasi dan psikologi adalah pasangan suami istri warga Desa Kutosari, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, yaitu pasangan Ny Ninaris Andari (40) seorang guru di SMP Negeri 1 Pejagoan dan Adi Hartono (43) guru SMA Negeri 1 Pejagoan.

Pasutri guru itu menyatakan kebahagiaan bisa mengasuh Nadia. Bupati M Nashiruddin AM ikut menyaksikan penyerahan bayi perempuan yang diberi nama Nadia Nuha Salsabila itu.

Menurut Kepala RSUD Kebumen dr H Suprayitno, hak asuh itu diberikan sementara selama 6 bulan. “Setelah itu dievaluasi. Jika memang memenuhi syarat, bisa dilanjut untuk diadopsi melalui keputusan pengadilan,” katanya.

Sebegaimana diberitakan BanyumasNews.com sebelumnya, bayi yang ditinggal orang tuanya di poliklinik bedah RSUD Kebumen diminati oleh 22 pasutri untuk mengasuhnya. Dan dari peminat tersebut dilakukan seleksi persyaratan yang dibutuhkan untuk mengasuh bayi, dan pasangan Ninaris ANdari dan Adi Hartono yang lolos seleksi tersebut. (BNC/ist/rin)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.