Digugat ke MK, KPUD Kebumen batalkan rapat pleno lanjutan Pemilukada

Ditulis 22 Apr 2010 - 18:54 oleh Banyumas1

KEBUMEN – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kebumen membatalkan secara mendadak rapat pleno yang sedianya akan diadakain Kamis (22/04) yang akan membahas kelanjutan Pemilukada Kebumen. Pembatalan itu disebabkan adanya tembusan surat gugatan dai calon bupati Poniman Kasturo yang mengajukan gugatan hasil Pemilukada Kebumen 11 April 2010 lalu ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Bambang Hartoko, kepala sekretariat KPUD Kebumen, mengatakan KPUD Kebumen selain membatalkan rapat pleno, juga mengutus Ketua KPUD, Teguh Purnomo SH MH, beserta beberapa orang staf ke MK pada Kamis (22/04) untuk menanyakan keputusan MK atas gugatan Poniman tersebut.

“Kami akan meminta fatwa MK atas munculnya gugatan itu. Fatwa MK itulah yang akan kami gunakan untuk mengambil langkah selanjutnya tentang nasib Pemilukada Kebumen,” jelasnya.

Poniman Kasturo diusung oleh Partai Golkar dan PKS Kebumen, menyatakan kekecewaan yang mendalam atas praktek politik uang yang secara vulgar telah mencoreng pesta demokrasi rakyat Kebumen. Ia memandang harus ada penyelesaian secara hukum. Ia menuntut KPUD menggelar Pemilukada ulang dan diikuti oleh 4 paslon yang ada.

Tuntuan Poniman ini mendapat dukungan dari paslon lain yang mendapat suara di bawah paslon Buyar-Djuwarni, yaitu paslon Rustrianto – Rini  dan paslon  Nashirudin – Probo Indartono. Partai pengusung juga mendukung langkah Poniman itu. (BNC/ist/rin).

Tentang Penulis

& Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. ahmad 24/07/2010 pukul 23:23 -

    nek kaya kuwe ra dadi mas,eman2 temen dwte,pisan be anggo duwit,wes ping 2,apamaning arep nambah…kpn rampunge nek ra sportip..?

  2. efendi 25/04/2010 pukul 00:39 -

    kalau diulang sayang banget duit rakyat di hambur hamburkan,mbok ya o pada siap menang dan siap kalah, ya ra boss

  3. M.Muhdir 24/04/2010 pukul 13:39 -

    yen wis kalah yo ngakoni kekalahane, ojo podo nggolei kesalahane wong lio

  4. HKS 23/04/2010 pukul 18:06 -

    sy sedih mendengar ini semua…entah berapa uang rakyat yg akan dihambur2kan…

Leave A Response