Polisi Mencurigai Balita Cilongok Korban KDRT


BANYUMAS-Polisi Cilongok memeriksa Marsiti (39) ibu kandung Tegar (3) warga Desa Karangjengkol Kecamatan Cilongok. Marsiti yang tak memperlihatkan kesediahan saat bertemu anaknya yang hilang, sempat menimbulkan kecurigaan.

Usai memeriksa, polisi belum berani memberikan keterangan. “ Kita masih pelajarilah ya, apakah penculikan atau penganiayaan. Soalnya kita belum periksa semua saksi,” ujar Kapolsek Cilongok AKP Sudrajat.

Ada dugaan Tegar yang hanya tinggal bersama ibunya, ayahnya tinggal di Jakarta,merupakan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Karena takut, korban kemudian pergi meninggalkan rumah dan ditemukan warga 10 kilometer dari rumahnya.

Seperti diberitakan banyumasnews.com (BNC), diduga menjadi korban penculikan, seorang bocah balita di Banyumas Jawa Tengah ditemukan tergeletak di pinggir kali. Di leher terdapat bekas cekikan serta benturan di kepala. korban dalam kondisi ketakutan dan dilarikan ke puskesmas terdekat.

Reporter BNC, Tiara Nissa melaporkan dari Cilongok semalam,Balita bernama Tegar, 3 tahun warga desa Karangjengkol Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas itu ditemukan Rabu (21/04) tengah alam . Saat ditemukan dalam keadaan telanjang di dekat bendungan irigasi desa Cilongok Banyumas atau sekitar 10 kilometer dari rumahnya. Di leher terdapat luka bekas cekikan. Sementara di bagian belakang kepala terdapat memar bekas pukulan benda keras (BNC/tia)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.