RSUD Kebumen tangani 7 kasus gizi buruk

KEBUMEN – RSUD Kebumen saat ini menangani tujuh kasus gizi buruk yang menimpa balita dari berbagai desa di Kabutapen Kebumen.

Ketujuh balita tersebut, Tri Rahmadani (19 bulan) asal Desa Karangpoh Kecamatan Pejagoan, Fiana Barokah (7 bulan) asal Desa Kalirancang, Kecamatan Alian, Zulfa Mustafa (18 bulan) dan Trisno Prasetyo (22 bulan) asal Desa Sawangan, Kecamatan Alian, Faqih Agil (17 bulan) asal Desa Seliling, Kecamatan Alian, Siti Mulyani (3 bulan) asal Desa Tlogorejo, Kecamatan Bonorowo, dan Khayatul (19 bulan) asal Desa Sidokmuti, Kecamatan Ambal.

Kondisi mereka rata-rata cukup memprihatinkan. Tubuh sangat kurus seperti Fiana Barokah (7 bulan) yang hanya memiliki berat badan 3,75 kilogram. Selain murni gizi buruk, ada pula balita yang mengalami gizi buruk karena adanya penyakit penyerta, seperti dialami Zulfa Mustafa yang  mengalami kelainan jantung.

Kasus gizi buruk mengundang perhatian komisi B DPRD Kebumen. Komisi berpendapat kasus gizi buruk menandakan masih belum optimalnya upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan oleh instansi terkait.

Semua anggota Komisi B  melakukan kunjungan mendadak ke RSUD Kebumen Rabu (21/04). Komisi ingin mengatahui lebih jelas dari lapangan bagaimana kasus gizi buruk masih terjadi di Kebumen dan upaya yang harus dilakukan instansi agar kasus ini tidak semakin banyak terjadi di Kebumen. (BNC/ist/rin)

gizi buruk

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.