UMP Bebaskan SPP untuk Penghafal Al Qur’an

BanyumasNews.com, PURWOKERTO – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Jawa Tengah,  membebaskan biaya semesteran (SPP) bahkan mendapatkan uang saku bagi mahasiswa hafiz Al Qur’an. Hal ini sesuai dengan visi UMP “Menjadi Universitas Unggul, Modern dan Islami”.

Wakil Rektor UMP Bidang Pengembangan, Kerjasama dan Al Islam Kemuhammadiyahan Dr. Jebul Suroso, S.Kp., M.Kep. mengatakan, UMP memiliki delapan program beasiswa. Yakni Beasiswa PPA DIKTI KOPERTIS VI, beasiswa BIDIKMISI DIKTI, beasiswa PPA & BBM UMP, beasiswa Hafidz Al Qur’an, beasiswa berprestasi, beasiswa Kader Muhammadiyah, beasiswa fakir miskin dan beasiswa yatim.

“Beasiswa bagi hafiz (penghafal) Al Qur’an ini diberikan full untuk pembiayaan termasuk uang saku selama proses studi di UMP, dengan catatan mereka (mahasiswa) itu hafal Al Qur’an 30 juz,” katanya di Kantor Pusat UMP, Kamis (31/5/2018).

Dr. Jebul mengatakan, standar penguatan ilmu keagamaan merupakan ciri khas dalam universitas tersebut. Di kampusnya, para mahasiswa selain memiliki nilai akademik yang tinggi, mereka juga dibina agar menjadi seorang dai, hafiz dan hafizah.

“Pelajar yang menuntut ilmu di universitas ini merupakan regenerasi yang disiapkan oleh UMP,” kata Dr. Jebul.

Lebih lanjut, Jebul mengatakan seleksi calon penerima beasiswa hafiz Al Qur’an itu diselenggarakan pada awal masuk kuliah, yakni melalui tes yang dilakukan oleh tim,  khususnya dari Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Islam.

“Kami berharap nanti benar-benar sebanyak mungkin hafiz Al Quran yang terlahir dari UMP,” katanya.

Pada setiap periode atau semester, lanjutnya, dilakukan pemonitoran dan evaluasi terhadap mahasiswa yang menerima beasiswa hafiz Al Quran tersebut.

“Pengalaman selama ini, dengan mereka (mahasiswa penerima beasiswa) aktif di masjid kami, melakukan kajian, mereka itu tetap mendapatkan beasiswa tersebut,” katanya. (BnC/tgr)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.