Diduga Depresi, Seorang Remaja Gantung Diri

BanyumasNews.com, CILACAP –  Seorang remaja laki-laki ditemukan meninggal dunia dikarenakan gantung diri. Korban Doni Anugrah (24 th) warga Desa Cimanggu,  Kecamatan Cimanggu, Cilacap,  harus tewas mengenaskan. Diduga korban menderita sakit jiwa (depresi).

Saksi Buryati (45), ibu kandung korban, dan Sumini (55) yang merupakan bude korban menceritakan kronologi korban hingga gantung diri. Pada hari Selasa (29/5/2018) sekira pukul 20.00 Wib, korban duduk-duduk di depan rumah bersama dengan ibu dan bude-nya. Korban saat itu meminta uang kepada ibu kandung korban (Buryati), yang katanya untuk ongkos pergi merantau ke Jakarta.

Namun karena korban diketahui sedang tahap pengobatan dikarenakan mengalami tekanan jiwa (depresi), permintaan tersebut ditolak oleh ibunya. Setelah itu korban masuk ke dalam rumah.

Beberapa lama kemudian Sumini (bude korban) pulang ke rumah yang berdekatan dengan rumah Buryati.

Buryati pun masuk ke dalam rumah dan kemudian tidur. Tapi sekitar pukul 22.00 wib ia terbangun dan teringat akan korban sehingga kemudian mencari korban di dalam rumah.

Namun tidak ditemukan. Ia pun mencari di lorong samping rumah dan berhasil menemukan korban sedang berdiri. Buryati menanyai korban “Sedang apa di tempat gelap”.

Namun korban tidak menjawab pertanyaan. Karena merasa curiga kemudian ia menyalakan lampu dan betapa terkejutnya Buryati dikarenakan korban ternyata dalam keadaan tergantung dengan sebuah tali kain.

Melihat hal tersebut ia berteriak histeris sehingga didengar oleh para tetangga, diantaranya Sumini. Dan setelah itu dilakukan pengecekan ternyata korban sudah meninggal duni.

Mendapati hal tersebut kemudian Sumini memberitahukan kepada kadus setempat, yang rumahnya berdekatan dengan TKP.  Kadus kemudian melaporkan ke Polsek Cimanggu.

Diduga korban mengalami depresi, karena korban memiliki riwayat penyakit jiwa, dan sekitar tahun 2017 korban juga pernah berusaha untuk bunuh diri dengan cara memotong urat nadi tangan kiri namun berhasil diselamatkan dan dilakukan perawatan di RSUD Majenang. (BNC/nan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*