Jembatan Wotan Bisa Dilalui Kendaran Roda 4 H-7 Lebaran

BanyumasNews.com,PURBALINGGA – Pada H-7 Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah jembatan Wotan di Desa Kertanegara, Kecamatan Kertanegara, Purbalingga,  yang pada bulan lalu rusak diterjang banjir sudah bisa dilalui oleh roda 4.

Kerusakan pondasi jembatan sebelah barat mengakibatkan kendaraan roda 4 tidak diperkenankan melintas. Kini,  yang masih diperkenankan melintas hanya kendaraan roda 2.

Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perencanaan Ruang (DPUPR) Purbalingg Nugroho Prio Pratomo mengatakan, ia telah melakukan pengecekan perbaikan jembatan Wotan. Dari hasil pengecekan sudah hampir 90 persen selesai, tinggal pemasangan matras di sekitar pondasi gelagar besi penyangga.

“H-7 kita pastikan bisa dilalui oleh kendaraan roda 4, sambil melakukan pekerjaan matras kita menunggu umur beton,” katanya saat dihubungi menggunakan Whatsapp, Rabu (30/5/2018).

Terkait dengan persiapan mudik lebaran DPU PR sedang memfokuskan melakukan penambalan jalan, khususnya jalur utama kecamatan agar saat dilalui pemudik dalam kondisi layak dan aman. Agar arus mudik lancar, H-7 semua pekerjaan jalan dan jembatan di Purbalingga akan dihentikan, hal tersebut juga terkait dengan surat edaran dari pemerintah pusat, semua angkutan barang dihentikan kecuali angkutan sembako dan BBM.

“Saya menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, khususnya pada lokasi pelabaran jalan yang dimungkinkan belum nyaman dilalui,” ujarnya.

Nugroho juga mengungkapkan pada tahun 2018 akan ada peningkatan jalan baru, yakni jalan Tegalpingen – Pepedan dengan anggaran sebesar Rp 7 miliar, dengan waktu pelaksanaan selama 180 hari. Kemudian untuk pelebaran ruas jalan Sinduraja-Pengadegan menelan anggaran sebesar Rp 2,4 miliar.

Sebagaimana diketahui, jembatan Wotan merupakan jalan utama mobilitas warga Rembang-Karangmoncol-Bobotsari. Jembatan tersebut sangat penting untuk meningkatkan roda perekonomian masyarakat. Dengan robohnya tiang penyangga membuat warga yang biasanya naik satu kali sekarang naik dua kali kendaraan, yang berakibat pada kenaikan biaya angkuatan. (BNC/PI-2)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*