Nyamar Jadi Pelatih, Maling Tertangkap CCTV Ambil HP di Lokasi Latihan Senam

BanyumasNews.com, PURWOKERTO – Seorang yang menyamar menjadi pelatih cabang olah raga sepak bola, tertangkap kamera CCTV berhasil mengambil beberapa handphone milik para atlet yang sedang berlatih.

Modus pencurian ini dengan berpura-pura ingin mendaftarkan anaknya ke cabang olah raga senam. Pencuri yang sedang mengambil hape ini tertangkap kamera CCTV dan masih dalam pengejaran polisi.

Peristiwa pencurian ini terekam kamera CCTV di hall bela diri dan senam di GOR Satria Purwokerto,  Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Modus pencuri berpura-pura mendaftarkan anaknya untuk ikut menjadi atlet senam.

Ia datang bersama anaknya dengan mengaku sebagai pelatih klub sepak bola Persibas, atau Persatuan Sepak Bola Banyumas. Pencuri ini juga lengkap menggunakan atribut olah raga layaknya pelatih sepak bola.

Saat datang, pelaku ditemui manajer persatuan senam, Nana Akbar. Pelaku langsung mengatakan jika anak perempuannya ingin menjadi atlet senam. Namun pelaku yang luput dari perhatian para pelatih senam, justru mengambil beberapa handphone milik atlet senam.

“Dia datang bersama anak kecil yang diakui sebagai anaknya, dia kemudian bertanya bagaimana caranya untuk mendaftarkan anaknya sebagai atlet senam,” kata Nana Akbar.

Dalam aksinya, pelaku terlihat mendekati beberapa tas milik atlet senam yang diletakkan di lantai bagian pinggir arena senam. Pelaku kemudian terlihat jongkok dan mencuri satu persatu handphone dan dimasukkan ke bagian punggung belakang. Sementara anak kecil yang berada dibelakang pelaku juga terlihat ikut jongkok bersama pelaku.

Pelaku yang berhasil mengambil beberapa handphone ini kemudian sempat berdialog dengan salah satu pengurus di lokasi tersebut. Pelaku kemudian pergi setelah mengambil barang curian. Kejadian ini sudah dilaporkan oleh pihak pengurus senam banyumas kepada aparat kepolisian. (BNC/nan/sa)

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.