Kecewa dewan tidak mau terima aspirasi, nelayan Tegal blokir jalur pantura

Ditulis 13 Apr 2010 - 05:26 oleh Banyumas1

TEGAL – Niat baik sekitar seribu nelayan Tegal menyampaikan aspirasi ke DPRD Kota Tegal tidak ditanggapi bahkan tidak satu pun anggota mau menemui, maka mereka pun melampiaskan kekecewaan dengan memblokir jalur pantura pada Senin siang kemarin (12/04). Aksi ini menimbulkan kemacetan arus lalu lintas di jalur utama yang melewati kota dengan slogan ‘Tegal Laka-laka’ itu.

Aksi pemblokiran jalan berlangsung sekitar 15 menit, dengan berbaris dan duduk-duduk di tengah jalan. Namun meski hanya berlangsung seperempat jam, sudah cukup membuat kemacetan di jalan transnasional itu. Sejumlah kendaraan dari arah Jakarta maupun Semarang  terpaksa memutar arah mencari jalur alternatif.

Aksi pemblokiran ini juga sempat menimbulkan ketegangan antara para nelayan dengan petugas Polresta Tegal yang berusaha menghalau mereka agar keluar dari ruas jalan pantura.

“Tujuan utama para nelayan hanya ingin menyampaikan tuntutan penghapusan pungutan liar yang terjadi di instansi terkait pada DPRD. Namun, tidak ada satu pun anggota DPRD yang mau bertemu dengan nelayan,” kata Toni, salah satu peserta aksi.

Menurut dia, pemberlakuan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan sangat memberatkan para nelayan tradisional yang dilarang mencari ikan dengan menggunakan alat tangkap jenis cantrang.

“Karena itu, kami minta undang-undang tersebut direvisi. Jangan takut-takuti nelayan dengan ancaman pidana dan denda yang besar karena selama ini nelayan selalu dihadapkan pada persoalan yang merugikan,” katanya.

Sangat disayangkan sikap dewan yang tidak mau menemui nelayan, yang kontras pada saat mereka mencari dukungan pada saat kampanye pemilu dulu, yang kerap mendatangai tokoh-tokoh masyarakat termasuk tokoh nelayan. (BNC/ist/ant)

Tentang Penulis

Leave A Response