Target Raih Medali Emas Dalam Porprov 2018, Atlet Panahan Kebut Latihan

BanyumasNews.com, PURWOKERTO  – Dengan harapan bisa memperoleh medali emas dalam Pekan Olah Raga Provinsi 2018 di Surakarta, para atlet panahan Banyumas, Jawa Tengah, terus melakukan latihan.

Sebanyak 13 atlet panahan asal Banyumas ini, menurut pelatih panahan dan ketua harian Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Banyumas, Siis Suhasto, akan diterjunkan untuk beberapa nomor dalam panahan.

Nomor itu antara lain nomor recurve compon nasional dan tradisonal. Sedangkan target dalam Porprov 2018 dari Perpani Banyumas diharapkan bisa menyumbangkan 2 medali emas.

“Kami targetkan bisa menyumbang 2 medali emas dalam cabang olah raga panahan ini,” ujar Siis (24/5/2018).

Sementara atlet unggulan dalam cabang olah raga ini adalah Bily, Laura dan Yoga serta sejumlah atlet lainnya.

Menurut Bily, salah satu atlet mengatakan, dirinya sudah melakukan persiapan latihan setiap hari baik saat di kampus maupun dilapangan panahan Desa Beji, Kecamatan Kedung Banteng. Dirinya mengaku jika dalam Porprov nanti ia akan ikut untuk yang kedua kali dalam ajang serupa.

“Tahun kemarin gagal karena kurang latihan, kurang pengalaman dan mental, namun sekarang sudah siap dengan menimba pengalaman tahun lalu,” ujar Bily disela-sela latihan.

Bily mengaku jika ia mengalami kesulitan karena alat-alatnya yang mahal. Untuk harga busur kelas pemula saja sekitar 3 juta rupiah. Sedangkan untuk harga busur compound dan recurve senilai 40 juta rupiah perbuahnya.

Untuk anak panah biasa atau standard bow harganya 100 ribu rupiah perbatang. Sedangkan untuk anak panah nomor recurve dan compound harganya sekitar 500 ribu rupiah perbatang.

Atlet panahan Banyumas rajin Latihan demi medali emas Porprov (ist)

Wakil Ketua Umum II KONI Banyumas bidang bina prestasi, Suritno saat mendatangi latihan atlet panahan mengatakan, untuk menghadapi Porprov pada tanggal 18-25 Oktober nanti, para atlet harus latihan dengan disiplin yang tinggi.

“Pada bulan Januari hingga April sudah melakukan latihan fisik secara umum. Sekarang di bulan Mei hingga memasuki bulan Porprov kita sudah memasuki latihan fisik khusus. Latihan ini adalah bagaimana para atlet melatih kekuatan otot dan keseimbangan,” jelas Suritno.

Sedangkan untuk sarana dan prasarana akan terus dipenuhi secara bertahap oleh KONI Banyumas.
“Alat-alat yang digunakan harus menyatu atlet. Sedangkan atlet harus patuh kepada pelatih agar bisa berprestasi. Untuk meraih prestasi harus rajin berlatih agar meraih medali emas dalam Porprov 2018,” tambahnya.

Sementara itu Humas KONI Banyumas Saladin mengatakan,  KONI juga sedang mengusulkan bonus 50 juta rupiah untuk peraih medali emas dalam setiap cabang olah raga termasuk panahan. (BNC/nan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.