Amaliyah Ramadhan: Waspadalah Bahaya Nikmat Kesenangan

BanyumasNews.com, PURWOKERTO- Waspadalah bahaya nikmat kesenangan. Itulah salah satu yang dinasehatkan oleh Ustadz H Mintaraga Eman Surya, LC yang mengingatkan sebagaian besar orang apabila mendapat kesenangan mereka akan lupa.

“Jangankan pada Allah, kepada teman dan tetanggapun mereka bisa lupa”,  pesan Ustadz Mintaraga ini disampaikan di hadapan puluhan ASN di lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Banyumas, saat mengikuti pengajian dalam rangka amaliyah Ramadhan, Jum’at (18/5/2018) lalu di Gedung Graha Satria Purwokerto.

Seperti biasa Ustadz Mintaraga menyampaikan tauziah dengan pembawaan yang santai tetapi serius, serta diselingi canda.

Mengawali kajian Ustadz ini menyampaikan Al Quran Surat Al Anam ayat 44-45, “Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami-pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa”.

“Dalam kehidupan sehari-hari sering kita melupakan peringatan yang diberikan oleh Allah. Banyak kemudahan yang diberikan justru membuat kita terlena sehingga mebuat kita menjadi tidak sehat,” katanya.

Sebagai seorang ASN yang diawali dengan sumpah tentu harus mempunyai komitmen. Maka dengan komitmen itu harus membiasakan dengan aturan yang berlaku. Maka sering ada tulisan-tulisan himbauan ajakan (Corporate Values) yang diharapkan dapat menjadi nilai yang harus dipedomani.

“Seseorang harus melakukan pembiasaan, untuk bisa haqul yakin harus melalui ainul yakin terlebih dahulu,” katanya.

Dalam Al Quran sebenarnya banyak makanan yang halal dari pada yang haram. Banyak ajakan kebaikan dari pada larangan keburukan. Namun sebagaian orang justru memilih yang sedikit. Dalam puasapun sebenarnya yang bisa membatalkan justru sesuatu yang halal.

“Namun demikian bagi orang yang beriman kalau yang halal saja bisa dikendalikan apalagi yang haram, karena itu adalah komitmen yang dilakukan dalam menjalankan ibadah puasa. Makanan halal bisa dimakan sebelum imsak dan setelah maghrib”, katanya.

Maka Staf Pengajar dari UMP ini mengingatkan agar tidak melupakan Allah disaat mendapat nikmat. Bagi orang yang memiliki akal sehat akan lebih senang menerima nikmat susah dari pada nikmat senang, karena itu bisa membuat lupa pada Allah, pangkasnya. (BNC/pars)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*