Dua polisi tewas dengan luka tembak di pos jalur selatan

PURWOREJO – Belum lepas ingatan duka polisi atas kematian seorang anggotanya di Prembun, Kebumen, Jawa Tengah, yang meninggal bulan lalu dengan luka tembak. Pada Sabtu (10/04) dua polisi di kabupaten sebelah timur Kebumen yaitu di pos polisi Kentengrejo, Purwodadi, Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (10/04) meninggal secara misterius dan keduanya tewas dengan luka tembak. Jalur tersebut merupakan jalur selatan-selatan yang sepi.

Kedua polisi itu adalah Briptu Iwan Eko Nugroho warga Desa Jenar Lor, Purwodadi, dan Bripka Wagino, warga Ngambal, Kebumen. Keduanya diduga merupakan anggota Polsek Purwodadi yang tengah piket di pos jaga Kentengrejo sejak Jumat (9/04) malam.

Keduanya diketahui tewas saat komandan jaga Polsek Purwodadi melakukan patroli sekitar pukul 08.45 WIB Pos Kentengrejo. Pos itu terlihat sepi dan tidak ada petugasnya. Namun saat diperiksa ternyata kedua polisi tersebut sudah tewas.
Jajaran Polres Purworejo yang mendapat laporan, segera memeriksa tempat kejadian perkara. Jenazah keduanya lalu dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.
Kepada wartwan Kapolres Purworejo AKB Agus Krisdiyanto menyatakan pihaknya masih menyelidiki kasus ini. “Masih akan kami selidiki dulu kasus ini. sementara masih menunggu hasil outopsi dari RS Bhayangkara Semarang. Namun kami masih belum berani memberikan komentar,” ujar Kapolres.

Kedua korban hari ini (Minggu 11/04) dimakamkan di tempat berbeda. Briptu Iwan Eko Nugroho dimakamkan di pemakaman umum Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, sekitar enam kilometer dari rumah duka di desa Jenar Lor, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Minggu (11/4). Sedangkan Aipda Wagino dimakamkan di desa Lajar, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen.

Dalam upacara pemakaman Iwan Eko Nugroho, Kapolres Purworejo AKBP Agus Krisdiyanto bertindak selaku inspektur upacara. Hadir dalam kesempatan itu Kapolda Jawa Tengah Irjend (Pol) F Alex Bambang Riyatmojo dan Kapolwi Kedu Kombes (Pol) Agus Sofyan Abadi. Dalam amanatnya Agus Krisdiyanto mengatakan, Polres Purworejo dan kepolisian secara umum merasa kehilangan seorang anggota polisi yang dalam menjalankan tugasnya sangat rajin, ulet, dan disiplin tinggi.(BNC/ist/rin)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.