‘Percuma Jadi Orang Sukses, Tapi Tidak Menulis’

BanyumasNews.com, PURWOKERTO – Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)  menggelar bedah buku Sinyo, yang diharapkan menginspirasi peserta meraih sukses yang lebih tinggi.

Sedikitnya 40 peserta menghadiri acara bedah buku “Sinyo Bintang Harapan Bunda” itu, yang digelar di Gedung J Lt. 6,  Jumat, (4/5/2018).

Selain Mahasiswa Psikologi UMP, bedah buku juga dihadiri oleh guru dari beberapa SMA di Purwokerto dan sekitarnya. Bedah buku ini menghadirkan Maria Ulfa Hasballah, S.Psi., M.Pd sekaligus penulis buku yang sangat menginspirasi para peserta untuk meraih sukses, dan Ketua Himpaudi Banyumas Cecep Suprianto.

Ketua Panitia acara Imam Faizal Hamzah, M.A mengatakan tujuan dari acara untuk meningkatkan semangat mahasiswa dan agar terinspirasi oleh para narasumber.

“Tujuan diadakannya acara ini untuk memperkenalkan alumni Psikologi UMP yang menjadi pembicara dan penulis buku ini. Selain itu, tujuannya juga untuk memberikan semangat kepada mahasiswa Psikologi agar bisa meniru dan terinspirasi oleh beliau,” ujarnya.

Dalam presentasinya, Ulfa Hasballah menceritakan alasan mengapa menulis buku Sinyo Bintang Harapan Bunda. Sinyo merupakan anak pertama. Dia adalah anak yang berkebutuhan khusus dan memiliki ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder, yaitu sebuah gangguan pada perkembangan otak yang menyebabkan penderitanya menjadi hiperaktif, impulsif, serta susah memusatkan perhatian.

“Anak saya mengalami ganguan itu, lalu saya memberikan terapi sendiri kepadanya dengan cara main lego, menggambar krayon, robotic, dan belajar di alam. Saya juga menerima Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di jalan untuk mendapatkan terapi. Terapi yang saya lakukan dengan belajar dari alam, dan lebih utama memanfaatkan sampah,” ungkapnya.

Ulfa menjelaskan alasan menulis,  karena menurutnya menulis itu karya yang abadi yang akan terus dibaca walaupun sudah tiada.

“Menulislah sebanyak mungkin, percuma menjadi orang sukses namun sama sekali tidak menulis. Karena tulisan itu akan abadi,” pungkasnya. (BNC/ar/tgr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*