Banyak PNS terlilit hutang, pimpinan diminta selektif berikan rekomendasi

Ditulis 10 Apr 2010 - 05:52 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) Purbalingga ditengarai terlilit pinjaman atau hutang di berbagai lembaga keuangan, bank maupun koperasi. Persoalan ini menjadi pelik karena sebagian ada yang harus berurusan dengan aparat berwajib dan berpotensi berpengaruh pada kinerja mereka.

Karena itu, Pemkab Purbalingga melalui SK Bupati yang ditandatangani Triyono Budi Sasongko (SK No 800/2699 tanggal 30 Maret 2010) meminta kepada para pimpinan SKPD untuk selektif dalam memberikan rekomendasi kepada PNS maupun pagawai tidak tetap (PTT) yang akan mengajukan pinjaman baik uang maupun ke lembaga keuangan bank ataupun non bank.

Sekda Purbalingga Subeno mengatakan rekomendasi pimpinan SKPD harus mempertimbangkan kemampuan mengangsur serta kewajaran sisa gaji yang digunakan untuk keperluan keluarga PNS yang bersangkutan.

Terbitnya SK tersebut diharapkan meminimalisasi kasus hutang piutang bermasalah yang mengganggu kinerja karena PNS harus berurusan dengan pihak terkait. Namun demikian efektifitasnya dipertanyakan karena tanpa rekomendasi pimpinan pun, beberapa lembaga keuangan dan bank tetap bisa melayani PNS, misalnya melalui pemberian kartu kredit dan hutang barang melalui perusahaan leasing. (BNC/ist/git)

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. blephot pemuda 10/04/2010 pukul 20:30 -

    sedulur pns awas aja kaya gayus, ya…lan urip kudu priatin aja gede pathoke tinimbang sakane…

Leave A Response