SPP SMAN 1 Purbalingga Diturunkan, 188 Siswa Gratis

BanyumasNews.com, PURBALINGGA – Setelah dilakukan evaluasi dan perhitungan ulang bersama komite sekolah, SMA Negeri 1 Purbalingga kembali menurunkan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) yang dibayarkan setiap bulan.

Saat ini dari 1.182 siswa di sekolah favorit ini, ada 188 siswa yang SPP nya gratis sampai tamat sekolah, dan sisanya sebanyak 994 siswa membayar SPP dalam tiga kategori, yakni Rp 50 ribu, Rp 75 ribu dan tertinggi Rp 100 ribu.

“Mulai bulan Januari hingga Juni 2018, SPP di SMAN 1 Purbalingga diturunkan. Ada 188 yang SPP nya gratis, karena berbagai alasan, diantaranya dari keluarga miskin dan alasan ekonomi yang memang tidak mampu. dibuktikan dengan bukti syah,” ujar Kepala SMAN 1 Purbalingga, Drs Kustomo  di SMAN 1 Purbalingga, Sabtu (21/4/2018).

Menurut Kustomo, penurunan  Sumbangan Peran Serta Masyarakat atau SPP, karena Pemerintah Provinsi Jateng  mulai 1 Januari 2018 mengucurkan dana Biaya Operasional Pendidikan (BOP) untuk SMA/SMK, dan Sekolah Luar Biasa. Termasuk SMAN 1 Purbalingga tahun 2018 ini menerima kucuran BOP dari Provinsi sebesar Rp 904 juta.

Kustomo, Kepala SMAN 1 Purbalingga

Pada tahun 2017/2018 ini, SMAN 1 memiliki 1.182 peserta didik. Dalam hal ini, dana operasional yang dibutuhkan setiap tahun sebesar Rp 3,9 miliar. Dana itu berasal dari Biaya Operasional Sekolah (BOS) dan Sumbangan  Peran Serta Masyarakat (PSM) yang dikumpulkan melalui persetujuan orang tua siswa bersama Komite SMAN 1 Purbalingga.

Untuk dana BOS,setiap siswa menerima 1,4 juta/tahun, sehingga total BOS yang diterima Rp 1,6 miliar.

“Kekurangannya sebesar Rp 2,3 milyar dipenuhi dari sumbangan PSM. Untuk memenuhi kekurangan itu, SPP setiap siswa yang dibayarkan setiap bulan bervariasi, tergantung kemampuan ekonomi orang tua masing-masing. Namun setelah dilakukan perhitungan ulang, SPP terendah Rp 50 ribu, dan  tertinggi Rp 100.000.

“Sebelumnya, SPP terendah di sekolah ini Rp 50 ribu, dan tertinggi Rp 225 ribu/bulan,”  ujar Kustomo.

Kustomo menjamin, meskipun pembayaran SPP menurun, namun kualitas pendidikan di SMAN 1 Purbalingga tetap terjaga. Bahkan, pihaknya bertekad untuk terus meningkatkan kualitas lulusannya.

“Target kualitas lulusan kami, 75 persen diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun sekolah kedinasan. Tahun lalu, target kami terlampaui, bahkan lebih dari 90 persen,” tegas Kustomo. (BNC/PI-6)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*