Ini Jumlah Kursi Dapil di Purbalingga | Pileg 2019

Jumlah kursi untuk masing-Masing Dapil di Purbalingga sedikit berubah pada Pileg 2019

BanyumasNews.com, PURBALINGGA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI melalui keputusan No. 276/PL.01.3-Kpt/06/KPU/IV/2018 tentang penetapan daerah pemilihan (Dapil) dan alokasi kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota di wilayah Jawa Tengah dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, nama Dapil mengalami perubahan dan sudah dialokasikan jumlah kursinya.

Sebelumnya, KPU Daerah (KPUD) Purbalingga telah menetapkan jumlah kursi DPRD Purbalingga tetap berjumlah 45 (empat puluh lima) karena jumlah penduduk Purbalingga masih di bawah 1.000.000 (satu juta). Sedangkan jumlah Dapil yang oleh beberapa Partai Politik (Parpol) diajukan bertambah, tetap berjumlah 5 (lima) dapil, hanya saja berubah nama.

Terjadi perbedaan jumlah alokasi kursi dikarenakan jumlah penduduk yang digunakan untuk pembagi jumlah kursi juga mengalami perbedaan. Berikut adalah nama Dapil dan jumlah alokasi kursi masing-masing Dapil:

1. Dapil Purbalingga 1 yang meliputi kecamatan Bukateja, Kemangkon dan Purbalingga mempunyai alokasi kursi sebanyak 9 (sembilan) kursi dengan jumlah penduduk 192.796.

2. Dapil Purbalingga 2 yang meliputi kecamatan Bojongsari, Kalimanah, Kutasari dan Padamara mempunyai alokasi kursi sebanyak 10 (sepuluh) kursi dengan jumlah penduduk 216.054

3. Dapil Purbalingga 3 yang meliputi kecamatan Bobotsari, Karangjambu, Karangreja dan Mrebet mempunyai alokasi kursi sebanyak 9 (sembilan) kursi dengan jumlah penduduk 196.148.

4. Dapil Purbalingga 4 yang meliputi kecamatan Karanganyar, Karangmoncol, Kertanegara dan Rembang mempunyai alokasi kursi sebanyak 10 kursi dengan jumlah penduduk 198.327.

5. Dapil Purbalingga 5 yang meliputi kecamatan Kaligondang, Kejobong dan Pengadegan mempunyai alokasi kursi sebanyak 7 (tujuh) kursi dengan jumlah penduduk 149.979.

Ketua KPUD Purbalingga, Sri Wahyuni mengatakan, sosialisasi mengenai jumlah kursi dan nama Dapil sudah mulai dilakukan melalui berbagai cara dan media. Dia menambahkan, masyarakat perlu tahu dan diedukasi agar tidak terjadi apatisme terhadap sistem demokrasi yang ada di Indonesia.

“Kami mensosialisasikan sudah dari tahapan yang lalu. Tidak hanya mengenai Pileg (pemilihan legislatif) yang di dalamnya ada DPR dan DPRD, kami juga getol mensosialiasikan pendaftaran anggota DPD beberapa waktu lalu yang peminatnya memang minim,” katanya.

Mengenai Purbalingga yang masuk dalam Dapil 10 bersama Kebumen dan Banjarnegara di Pileg DPRD Provinsi 2019 yang sebelumnya Dapil 7, Sri Wahyuni menandaskan alokasi kursi DPRD Provinsi Jawa Tengah bertambah menjadi 120 (seratur dua puluh) kursi yang sebelumnya hanya 100 (seratus) kursi yang otomatis harus menambah jumlah Dapil.

“Jumlah kursi DPRD Provinsi Jawa Tengah bertambah 20 (dua puluh) kursi menjadi 120 kursi. Oleh sebab itulah Purbalingga termasuk ke dalam Dapil 10 karena ada penambahan jumlah Dapil,” pungkasnya. (BNC/PI-8)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*