Korban Hanyut Kali Banjaran Ditemukan Sejauh 20 Km 

BanyumasNews.com, PURWOKERTO – Jenazah Dulwahid yang hanyut di Sungai Banjaran Desa Kutaliman ditemukan 20 km dari lokasi hanyut.
Korban diketahui hanyut sejak Kamis (5/4/2018), dan baru ditemukan pada Sabtu (7/4/2018) sekitar pukul 16.30 WIB di Sungai Logawa Desa Notog Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, kurang lebih 20 Km dari lokasi hanyut.
Koordinator Tagana Banyumas Ady Candra mengatakan,  penemuan jenazah dilaporkan oleh  Prapto Waluyo (43 th) warga Desa Notog RT 03 RW 03 Kecamatan Patikraja.
Saksi yang melihat jenazah adalah Maryoto (40 th), penambang pasir asal Grumbul Kalirajut RT 05 RW 03 Desa Notog Patikraja, Warno (40th) penambang pasir asal Desa Mandirancan RT 03 RW 04 Kebasen, dan Warto (35 th) penambang pasir asal Grumbul Kalirajut RT 05 RW 03 Desa Notog Patikraja. Juga oleh Eko Sri Mulat (40 th) penambang pasir warga Grumbul Kalirajut RT 03 RW 03 Desa Notog Patikraja.
Kronologi penemuan jenazah, tambah Ady, pada Sabtu itu tmsekira pukul 12.30 wib Maryoto melihat sesosok mayat mengambang dengan posisi tertelungkup di pertemuan sungai antara Sungai Logawa dengan Sungai Tenggulun.
“Kemudian ia berteriak ada mayat / bangkai, lalu teman-temannya membawa mayat tersebut ke tepi sungai, selanjutnya melaporkan kejadian ke Polsek dan Koramil Patikraja”, kata Ady.
Polsek Patikraja dan Koramil Patikraja dipimpin langsung Kapolsek Patikraja AKP Sunarto SH bersama Kanit Reskrim, Kanit Intel, Babinsa, Ka SPK beserta 2 anggota mendatangi TKP, disusul tim Puskesmas patikraja mendatangi TKP.
Hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Patikraja, dr. Riska beserta asisten Rena menemukan luka robek di bagian kepala belakang kanan 2 cm, bagian kiri 4 cm kedalam 1,5 cm lebar 0,5 cm.
Selanjutnya luka di pangkal hidung, luka di dahi tidak beraturan, luka di belakang telinga kanan. “Korban menggunakan celana jeans warna biru pendek potongan,
kulit kaki dan badan mengelupas”, tambahnya .
Tim Identifikasi Polres Banyumas datang ke TKP dan memeriksa jenazah. Hasil pemeriksaan dari sidik jari dibenarkan bahwa mayat tersebut adalah Dulwahid.
Selanjutnya korban diserahkan ke pihak keluarga yang diterima langsung oleh Kades Kalikesur, Kecamatan Kedungbanteng, untuk dibawa ke rumah duka. (BNC/nan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.