DPRD dan Bupati Brebes Setujui Pemekaran Brebes Selatan

BanyumasNews.com,BREBES –Perjuangan masyarakat Brebes Selatan untuk menjadi Kabupaten tersendiri mendapat angin segar dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Brebes dan Bupati Brebes. Dalam rapat paripurna rencana pemekaran Brebes Selatan, Senin (26/3/2018), seluruh fraksi di DPRD Brebes menyatakan wilayah Brebes Selatan layak menjadi kabupaten sendiri. Seuruh fraksi sepakat dan menyetujui pemekaran Brebes Selatan dan Bupati Brebes Idza Priyanti berjanji akan meneruskan hasil rapat paripurna itu ke Gubernur Jawa Tengah dan DPRD Jawa Tengah.

Perwakilan Fraksi-fraksi DPRD Brebes, yakni F-PDIP, F-Golkar, F PKS, F-PAN, F-PKB, F-Demokrat, F-PPP Hanura, dan F-Gerindra dalam rapat tersebut menyampaikan pandangan umumnya. Dari pandangan umum tersebut terungkap, seluruh fraksi menyatakan setuju dengan rencana pemekaran Brebes Selatan.

Ketua Fraksi PKS, Sururul Fuad, menyampaikan pemekaran wilayah menjadi daerah otonomi baru (DOB) di Brebes merupakan sebuah keniscayaan. Karena itu pemekaran ini diharapkan bisa meningkatkan pelayanan publik. Sururul Fuad, anggota DPRD asal Bumiayu, pun menyatakan setuju dengan hasil kajian tersebut.

Pernyataan serupa juga disampaikan perwakilam Fraksi PDIP Nasikun. Menurutnya politisi senior PDIP asal Sirampog itu, pemekaran Brebes selatan merupakan kebutuhan masyarakat. Sebab wacana pemekaran ini sudah lama digulirkan.

“Setelah membaca dan mengkaji secara komperhensif Fraksi PDIP menyetujui sepenuhnya hasil kajian pemekaran,” katanya.

Pamor Wicaksono yang mewakili Fraksi Partai Golkar mengatakanpemekaran dilakukan untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan rakyat. “Dengan demikian pembangunan dan pengembangan daerah bisa lebih mudah,” katanya.

Sedangkan Joni Waluyo dari Fraksi PAN menyatakan setuju dengan pemekaran Brebes Selatan. Ia meminta kepada para pegiat dan aktivis pemekaran untuk berfokus pada perjuangan. “Jangan memikirkan kekuasaan dulu. Yang penting diperjuangkan dulu,” pinta wakil rakyat asal Sirampog itu.

Fraksi PKB, PPP Hanura, Gerindra, dan Demokrat juga setali tiga uang, menyatakan sepakat dan menyetujui pemekaran. Seluruh fraksi meminta Bupati Brebes untuk menindaklanjuti hasil rapat paripurna DPRPD Brebes ini.

Atas desakan itu, Bupati Brebes Idza Priyanti menyatakan akan menindaklanjuti rekomendasi dari DPRD soal pemekaran ini kepada DPRD Provinsi dan Gubernur Jawa Tengah.

Rapat paripurna rencana pemekaran Brebes Selatan ini dihadiri oleh ratusan aktifis pemekaran dari berbagai elemen organisasi kepemudaan dan organisasi kemasyarakatan yang ada di Brebes Selatan. Jika terwujud Kabupaten Brebes Selatan (atau apa pun namanya, Bumiayu Raya boleh jadi), akan meliputi 6 kecamatan yakni Bumiayu, Tonjong, Sirampog, Paguyangan, Bantarkawung dan Salem. Perjuangan pemekaran Brebes Selatan sudah dimulai sejak tahun 1960-an dan bangkit kembali saat di awal era reformasi dan berlanjut hingga sekarang.

Seperti diketahui dari hasil kajian akademik dari Undip menyatakan pemekaran layak untuk diwujudkan.

“Yang jelas ini langkah awal dari proses yang masih panjang. Tapi setidaknya satu tonggak sudah diraih, yakni persetujuan DPRD dan Bupati. Makin jelas terlihat Kabupaten baru yang kita impikan”, kata aktifis yang tidak mau disebut namanya. (BNC/ist)

Foto : Ketua DPRD Brebes H Ilia Amin menyerahkan hasil rapat Paripurna DPRD kepada Bupati Brebes Idza Priyanti  (ist)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*