Banjarnegara Berencana Bangun Pasar Hewan Baru

Ditulis 07 Apr 2010 - 20:36 oleh Banyumas1

BANJARNEGARA – Sering terjadinya kemacetan akut setiap kali hari pasaran dan meningkatnya volume perdagangan hewan mengakibatkan tidak representatitfnya kondisi pasar hewan yang berada di desa Tambakan. Oleh karena itu, Pemkab berencana membangun pasar hewan baru yang berlokasi kurang lebih 200 m sebelah selatan pasar lama. “Rencananya, luas pasar hewan baru ini kurang lebih 1,5 ha. Lebih luas dari pasar lama yang luasnya 5.000 m2” kata Bupati Banjarnegara Drs. Ir. Djasri, MM, MT di ruang kerjanya, Rabu (07/04).

Di dalam rencana Pengembangan Pasar Hewan Tambakan tersebut, pasar hewan yang baru akan dibangun di atas tanah bengkok Sekretaris Desa. Kebetulan tidak lama lagi Pejabat Sekretaris desa akan diangkat sebagai PNS. Dengan luas 1,5 ha, daya tampung hewan jauh lebih banyak dibanding pasar lama. Rencananya akan ada dilakukan penataan lokasi penampungan hewan dengan lebih baik, diantaranya adalah dengan pengerasan lantai dan pengaturan drainasenya. Ditambah lagi Lapangan parkir yang memadai dan representatif. “Masalah kemacetan juga akan diantisipasi” katanya.

Pasar hewan baru ini juga menawarkan fasilitas penginapan hewan dan dokter hewan.  Wujud penginapan berupa kandang-kandang hewan yang digunakan untuk menginapkan hewan untuk waktu sementara setelah perjalanan jauh ternak. Hal ini dikarenakan selain penjual ternak lokal, pasar hewan Tambakan juga menampung para pedangang hewan dari luar kota seperti Boyolali, Ungaran, dan lain sebagainya. Di penginapan hewan akan dilakukan perawatan ringan untuk menurunkan stress serta keletihan fisik hewan yang datang dari luar kota. “Kalau perlu, perawatan lebih, tersedia dokter hewan juga” katanya.

Rumah makan, kios-kios dan los pasar direncanakan juga akan dibangun. Masyarakat dan penduduk desa, kata Bupati, dapat memanfaatkannya sebagai tempat jual beli beragam alat-alat dan berbagai kebutuhan ternak hewan seperti tambang dan suket untuk pakan ternak. Pengelolaan parkir juga bisa dijadikan tambahan Pendapatan Desa dengan cara kerjasama pengelolaan dengan pemerintah daerah.

Bila pengembangan pasar hewan ini dapat berjalan sesuai rencana, kata Bupati, Ia memprediksi akan terjadi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pertumbuhan ekonomi yang diakibatkan adanya efek simultan diakibatkan keberadaan pasar hewan ini terhadap kegiatan ekonomi masyarakat desa Tambakan. “Peluangnya besar, sayang kalau tidak dimanfaatkan” katanya.

Sementara itu di tempat yang sama, Suyitno Kepala Desa Tambakan, menyampaikan bahwa dari hasil rapat Kepada Desa, Perangkat dan Badan Permusyaratan Desa (BPD) menyatakan masyarakat masih menghendaki pasar hewan tetap berlokasi di wilayah desa Tambakan.  Hal tersebut dikarenakan kontribusi yang diberikan pasar hewan ke desa setiap tahunnya dapat digunakan untuk menambah kas desa. “Kami mohon masyarakat desa Tambakan untuk dilibatkan dalam pengembangan pasar hewan ini” katanya. (BNC/eko)

Tentang Penulis

Leave A Response